DPR Pastikan Stok BBM Nasional Aman jelang Arus Mudik Lebaran

0
7

Komisi XII DPR RI menegaskan bahwa ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional masih dalam kondisi aman meskipun terjadi penutupan sementara jalur distribusi minyak dunia di Selat Hormuz akibat konflik di Timur Tengah.

Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mengatakan pemerintah telah mengantisipasi potensi dampak konflik tersebut terhadap pasokan energi nasional. Menurutnya, meskipun Selat Hormuz merupakan salah satu jalur penting distribusi minyak global, Indonesia telah menyiapkan langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan energi.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah bersama PT Pertamina telah menyiapkan berbagai skenario untuk memastikan pasokan minyak mentah tetap tersedia, termasuk mencari sumber alternatif dari negara lain.

“Pasokan minyak mentah untuk Indonesia tidak hanya berasal dari kawasan Timur Tengah, tetapi juga dari Amerika Serikat serta sejumlah negara di Afrika,” ujar Bambang.

Menurut Komisi XII, langkah diversifikasi sumber pasokan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global.

Selain itu, DPR juga menilai kondisi produksi energi dalam negeri masih terjaga. Lifting minyak nasional terus berjalan normal, sementara kilang-kilang minyak di Indonesia tetap beroperasi secara optimal untuk memenuhi kebutuhan energi domestik.

DPR Pastikan BBM Aman Jelang Mudik Lebaran

Sementara itu, Komisi VI DPR RI juga memastikan ketersediaan BBM menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 dalam kondisi aman. Kepastian tersebut disampaikan setelah dilakukan evaluasi bersama sejumlah BUMN energi serta sektor transportasi terkait kesiapan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat Idulfitri.

Anggota Komisi VI DPR RI E. Herman Khaeron mengatakan evaluasi tersebut melibatkan Pertamina, PLN, serta pihak transportasi darat guna memastikan kesiapan energi nasional selama periode mudik Lebaran.

“Dua hari lalu kami sudah melakukan evaluasi dengan Pertamina, PLN, dan kemudian mode angkutan darat terkait dengan kesiapan arus mudik dan arus balik,” ujarnya kepada media, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa stok BBM akan terus ditambah seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran. Pemerintah bersama perusahaan energi juga terus melakukan pemantauan distribusi BBM untuk memastikan pasokan tetap lancar di berbagai daerah.

Menurut Herman, peningkatan permintaan BBM saat Lebaran merupakan hal yang wajar karena mobilitas masyarakat meningkat signifikan.

“Artinya ada double impact yang saya meyakini juga bahwa ini sudah dipertimbangkan dan diperhitungkan. Mengenai ketersediaan, saya kira sudah semuanya merilis ini, Menteri ESDM sudah menyampaikan bahwa aman,” katanya.

Ia menambahkan pemerintah telah menyiapkan berbagai strategi untuk menjaga stabilitas energi nasional agar masyarakat tetap dapat mengakses BBM dengan mudah dan harga yang tetap terjangkau selama momentum Lebaran.

Dengan koordinasi yang terus diperkuat antara pemerintah, BUMN energi, dan sektor transportasi, DPR memastikan distribusi BBM tetap berjalan lancar di seluruh wilayah Indonesia meskipun dinamika geopolitik global terus berkembang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here