FSPPB: RDMP Balikpapan Momentum Kembalikan Pertamina sebagai Perusahaan Energi Terintegras

0
26

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menilai peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan menjadi momentum penting untuk mengembalikan peran Pertamina sebagai perusahaan energi nasional yang terintegrasi penuh dari hulu hingga hilir.

Presiden FSPPB Arie Gumilar mengatakan penggunaan istilah “Infrastruktur Energi Terintegrasi” dalam peresmian RDMP Balikpapan oleh Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar penamaan proyek, melainkan mencerminkan arah kebijakan strategis pengelolaan energi nasional.

“Integrasi rantai nilai energi menjadi kunci utama dalam memperkuat ketahanan energi dan mewujudkan swasembada energi Indonesia,” ujar Arie dalam keterangan tertulis yang diterima di Surabaya, Selasa.

Menurutnya, proyek RDMP Balikpapan dengan nilai investasi sekitar US$7,4 miliar secara signifikan meningkatkan kapasitas Kilang Balikpapan dari sebelumnya 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari. Peningkatan ini dinilai memperkuat struktur industri pengolahan nasional yang terhubung langsung dengan sektor hulu hingga hilir.

Arie menambahkan bahwa integrasi bisnis energi nasional perlu diperkuat secara kelembagaan. Ia menilai struktur holding–subholding yang saat ini diterapkan di Pertamina justru berpotensi menimbulkan tumpang tindih kewenangan dan menurunkan efisiensi operasional.

“Pertamina perlu disatukan kembali menjadi satu kesatuan National Oil Company yang solid. Struktur holding-subholding terbukti tidak efisien dan menciptakan overlapping. Integrasi penuh di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo menjadi penting agar pengelolaan energi nasional lebih efektif,” tuturnya.

FSPPB menilai penguatan integrasi ini akan mempercepat pengambilan keputusan strategis, meningkatkan daya saing industri migas nasional, serta memastikan ketahanan pasokan energi dalam jangka panjang.

Dengan beroperasinya RDMP Balikpapan sebagai infrastruktur energi terintegrasi, diharapkan ekosistem energi nasional semakin terkonsolidasi, mampu mengurangi ketergantungan impor, serta mendorong tercapainya swasembada energi Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here