Pertamina Masuk 500 Terbaik Asia Pasifik Versi TIME, Tempati Peringkat 32

0
3

Majalah internasional TIME resmi merilis daftar perusahaan terbaik Asia Pasifik tahun 2025. Dalam daftar bergengsi tersebut, PT Pertamina (Persero) berhasil menempati peringkat ke-32 dengan skor keseluruhan 93,00, menjadikannya salah satu perusahaan Indonesia dengan posisi tertinggi di kawasan.

Pencapaian ini menempatkan Pertamina di atas ratusan perusahaan besar Asia Pasifik, sekaligus memperkuat posisinya sebagai perusahaan energi nasional yang memiliki daya saing global.

Selain Pertamina, sejumlah perusahaan Indonesia juga berhasil masuk dalam daftar TIME. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menempati peringkat ke-105 dengan skor 88,91, disusul PT Astra International Tbk di posisi ke-118 dengan skor 88,26.

Kemudian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berada di peringkat ke-126 dengan skor 87,86, diikuti PT Adaro Energy Tbk di posisi ke-158 dengan skor 86,86, serta PT Wijaya Karya (Persero) Tbk di peringkat ke-182 dengan skor 85,83.

Beberapa perusahaan besar lainnya yang turut masuk daftar adalah PT Bank Central Asia Tbk di peringkat ke-196 dengan skor 85,41, PT Kalbe Farma Tbk di peringkat ke-215 dengan skor 84,76, serta PT Mayora Indah Tbk di posisi ke-236 dengan skor 83,88.

Selain itu, PT PLN (Persero) juga berhasil masuk dalam daftar di peringkat ke-271 dengan skor 82,16, diikuti PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk di posisi ke-282 dengan skor 81,57. Perusahaan logistik J&T Express menempati peringkat ke-322, sementara PT Bank Syariah Indonesia Tbk berada di posisi ke-461.

Dua perusahaan ritel nasional, yakni PT Hero Supermarket Tbk dan Indomaret Group, masing-masing menempati peringkat ke-472 dan ke-477 dalam daftar tersebut.

Dinilai dari Kinerja, Kepuasan Karyawan, dan ESG

Pemeringkatan TIME didasarkan pada sejumlah indikator utama, termasuk pertumbuhan pendapatan, tingkat kepuasan karyawan, serta kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (Environmental, Social, and Governance/ESG).

Masuknya Pertamina dalam posisi 32 besar Asia Pasifik menunjukkan pengakuan internasional terhadap transformasi dan kinerja perusahaan, khususnya dalam memperkuat ketahanan energi nasional, mendorong transisi energi, serta meningkatkan praktik keberlanjutan.

Perusahaan Asia Dominasi Peringkat Teratas

Dalam daftar tersebut, posisi pertama ditempati oleh DBS Bank asal Singapura dengan skor 97,36. Sementara posisi ke-10 ditempati oleh Hyundai dari Korea Selatan dengan skor 95,43.

Mayoritas perusahaan dalam 10 besar berasal dari Singapura, Jepang, Korea Selatan, India, dan Malaysia, yang menunjukkan dominasi kawasan Asia dalam pertumbuhan ekonomi global.

Masuknya sejumlah perusahaan Indonesia, terutama Pertamina di posisi 32 besar, menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan nasional semakin kompetitif di tingkat regional dan global.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here