Terapkan Enam Pilar ESG, Kilang Pertamina Internasional Gaspol Kurangi Emisi

0
279

Jakarta, 13 Juni 2025 – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), anak usaha Pertamina di sektor hilir, terus memperkuat komitmennya dalam pengelolaan kilang yang berkelanjutan. Upaya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk menjaga keamanan pasokan energi nasional yang ramah lingkungan dan berpihak kepada masyarakat.

Direktur Operasi KPI, Didik Bahagia, menegaskan bahwa prinsip keberlanjutan yang diterapkan perusahaan tidak hanya mencakup aspek teknis operasional kilang, melainkan juga mencakup perlindungan lingkungan dan penguatan ekonomi lokal. Semua ini dibingkai dalam penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG).

“Dalam konteks keberlanjutan, KPI mengimplementasikan prinsip-prinsip ESG sebagai fondasi dalam menjalankan bisnis yang bertanggung jawab, berkelanjutan, dan berdaya saing global,” kata Didik dalam keterangannya, Jumat (13/6/2025).

Untuk menjalankan komitmen tersebut, KPI menerapkan enam pilar keberlanjutan, yaitu:

  1. Efisiensi Energi
    KPI terus mengembangkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi energi. Di antaranya dengan menerapkan Electronic Burn Fraction Adjuster dan reengineering kompresor hidrogen. Hasilnya, Energy Intensity Index (EII) KPI menurun menjadi 105 persen pada 2024, dari sebelumnya 107 persen. KPI juga telah menerapkan sistem manajemen energi ISO 50001.
  2. Reduksi Emisi
    Penggunaan gas bumi di Kilang Dumai dan Balongan berhasil menekan emisi hingga lebih dari 430 ribu ton CO₂e sepanjang tahun 2024.
  3. Digitalisasi Proses
    KPI memperluas pemanfaatan Advanced Process Control (APC) di seluruh unit kilang untuk menghemat energi, mencegah deviasi operasional, dan meningkatkan pengawasan kinerja.
  4. Efisiensi Sumber Daya
    KPI mengatur ulang pemakaian air, energi, bahan baku, dan material lainnya guna meningkatkan efisiensi dan mengurangi limbah.
  5. Pengembangan Produk Rendah Karbon
    KPI mengembangkan Sustainable Aviation Fuel (SAF) dan Renewable Diesel (RD) dari bahan baku seperti minyak jelantah. Inisiatif ini mendukung ekonomi sirkular serta target Net Zero Emission 2060.
  6. Keamanan dan Pencegahan Kerugian
    KPI menempatkan aspek keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan sebagai prioritas, dengan sistem pengamanan ketat di seluruh fasilitas kilang.

“Enam pilar tersebut kami terapkan untuk meningkatkan kinerja kilang guna menghasilkan produk berkualitas yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami berkomitmen menjalankan semua itu tanpa mengesampingkan aspek penting lainnya, termasuk prinsip ESG,” tutup Didik.

Langkah-langkah strategis ini menunjukkan keseriusan KPI sebagai bagian dari Pertamina dalam mendukung pembangunan energi yang berkelanjutan, inklusif, dan berdampak positif bagi masa depan Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here