Proyek IKN dan Hilirisasi Batu Bara Klaim banyak Diminati Investor Global

0
320

Seputarenergi.com- Proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur dan program hilirisasi industri batu bara nasional diklaim menjadi beberapa potensi nasional yang banyak dilirik oleh investor global. Klaim tersebut didasarkan pada hasil pertemuan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, dengan para pelaku investasi internasional, saat menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss.

“Saya ketemu teman-teman di Swiss ini, kami bicara gasifikasi batu bara low calorie menjadi DME (Dimetil Eter),” ujar Bahlil, dalam konferensi pers, Rabu (25/5/2022) malam.
Sedangkan terkait proyek pembangunan IKN, Bahlil juga menyatakan bahwa minat investasi tidak hanya datang dari Soft Bank, Jepang, dan investor dari Timur Tengah saja.

“Jangan ada persepsi IKN ini hanya dinilai (diminati) dari Arab saja, atau Masayoshi Son (CEO Softbank dari Jepang) saja. Jangan ada pikiran gitu. Baik dari Asia, Eropa, juga punya minat berinvestasi di IKN,” ungkapnya.

menurut Bahlil, dalam forum WEF pihaknya telah menjelaskan kepada investor bahwa ekspor komoditas yang berkaitan dengan pengembangan energi baru terbarukan (EBT) memang dilarang. Namun ditegaskannya bahwa pelarangan tersebut bukan dalam rangka menutup aliran investasi, melainkan lebih pada upaya pemerintah dalam memastikan pemenuhan kebutuhan pasokan untuk pasar dalam negeri.

“Saya nggak larang investasi EBT di Indonesia. Jadi, silakan (berinvestasi). Tapi kalau urusan ekspor, tidak (boleh), karena itu keputusan pemerintah untuk mengamankan pasokan ke dalam negeri,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here