Pengembangan Super Grid untuk Pasokan Energi Terbarukan di Indonesia

0
239
Pengembangan Super Grid untuk Keandalan Pasokan Energi Terbarukan di Indonesia

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menekankan pentingnya pengembangan super grid dalam mengurangi dampak intermitensi dan divergensi antara sumber energi terbarukan (EBT) lokal dan lokasi permintaan yang tinggi.

Super grid adalah infrastruktur kelistrikan yang membentang dari timur ke barat. PT PLN, perusahaan listrik negara, akan mempertimbangkan faktor pasokan dan permintaan dalam menghubungkan jaringan tersebut.

Yudo Dwinanda Priaadi, Staf Ahli Menteri Bidang Perencanaan Strategis di Kementerian ESDM, menjelaskan bahwa pengembangan super grid bertujuan untuk mengatur distribusi listrik di satu wilayah dan menghubungkannya dengan pulau-pulau lain yang membutuhkan pasokan energi.

“Rencana besar super grid ini akan menghubungkan antar pulau. Kalimantan memiliki potensi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang baik dan dapat memenuhi kebutuhan di Jawa dan wilayah lainnya,” jelasnya dalam acara Jakarta Energy Forum (JEF) yang diselenggarakan di Hotel Sultan pada Rabu (31/5).

Selain itu, super grid ini juga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan energi yang besar di Sulawesi, terutama bagi industri yang mengolah logam (metal process industry).

Pada bulan Desember 2022, PT PLN telah mengoperasikan kabel bawah laut, line ketiga (sirkuit III) dari jaringan interkoneksi Sumatera – Bangka. Interkoneksi dengan tegangan 150 kilovolt (kV) ini meningkatkan kehandalan pasokan listrik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dengan peningkatan tegangan melalui line ketiga interkoneksi kabel bawah laut Sumatera – Bangka ini, akan ada tambahan daya sebesar 200 Megawatt (MW) yang akan dialirkan ke Bangka dan akan terus ditingkatkan secara bertahap.

Pengembangan super grid ini akan memainkan peran krusial dalam mengatasi tantangan intermitensi dan divergensi dalam pemanfaatan sumber energi terbarukan di Indonesia. Dengan jaringan yang terhubung secara efisien, pasokan listrik dari sumber EBT dapat didistribusikan dengan lebih optimal ke daerah-daerah dengan permintaan energi yang tinggi, serta memperkuat keandalan dan keberlanjutan pasokan energi di seluruh Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here