Pengamat Nilai Respons Cepat Pertamina Bukti Keseriusan Perbaiki Layanan dan Tata Kelola

0
69

Respons cepat PT Pertamina (Persero) dalam menindaklanjuti berbagai keluhan masyarakat mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. Pengamat Energi Universitas Andalas, Muhammad Makky, menilai langkah tersebut menunjukkan kesungguhan Pertamina melakukan pembenahan layanan dan memperbaiki tata kelola perusahaan.

Makky menegaskan bahwa investigasi menyeluruh yang dilakukan Pertamina merupakan langkah strategis untuk menjaga kepercayaan publik. “Investigasi ini modal besar bagi Pertamina. Sebagai perusahaan pelat merah, langkah tersebut menguatkan kepercayaan bahwa Pertamina bertanggung jawab kepada para pelanggan,” ujarnya, Sabtu (15/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa upaya investigasi skala besar tersebut menjadi bukti bahwa Pertamina benar-benar menjaga kualitas tata kelola layanan kepada masyarakat. “Ini menunjukkan bahwa Pertamina ingin terus memperbaiki tata kelola dan memastikan standar layanan tetap terjaga,” jelasnya.

Menurut Makky, langkah ini tidak hanya sekadar respons terhadap keluhan, tetapi juga menjadi momentum penting bagi Pertamina untuk memperkuat sistem layanan secara lebih menyeluruh. Kepuasan masyarakat, lanjutnya, harus terus dijaga agar tingkat kepercayaan publik semakin meningkat.

“Ini momentum untuk pembenahan tata kelola layanan dan wujud tanggung jawab Pertamina agar masyarakat semakin puas dengan produk yang diberikan,” katanya.

Makky juga menyoroti keberadaan posko aduan yang dibuka Pertamina sebagai bentuk transparansi dalam menangani keluhan. Ia menilai posko aduan sangat membantu masyarakat dalam melaporkan permasalahan terkait layanan SPBU, sekaligus mempercepat tindak lanjut yang diperlukan. “Posko aduan sangat membantu Pertamina menindaklanjuti laporan, terutama jika ada SPBU yang tidak menjalankan standar,” ujarnya.

Lebih jauh, Makky menyebut peningkatan transparansi dan pembenahan layanan akan berdampak langsung terhadap tingkat kepercayaan konsumen. “Upaya pembenahan ini jelas akan mempengaruhi kepercayaan publik. Jika konsumen puas, maka kepercayaan terhadap Pertamina akan semakin kuat,” tegasnya.

Sebelumnya, Pertamina merespons keluhan pengendara motor di Jawa Timur yang melaporkan kendaraan mereka mengalami brebet setelah menggunakan Pertalite. Untuk memastikan kondisi di lapangan, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melakukan investigasi langsung terhadap 560 SPBU dari total sekitar 760 SPBU, atau sekitar 73,7 persen dari total SPBU di wilayah tersebut. Selain investigasi, Pertamina juga membuka posko aduan untuk menerima laporan langsung dari masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here