Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan ketersediaan stok pangan dan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman selama periode Lebaran 2026. Pemerintah juga menjamin pasokan kebutuhan pokok masyarakat tidak terganggu meskipun situasi geopolitik di Timur Tengah tengah memanas.
“Stok pangan dan BBM kita aman dan ketersediaannya cukup, bahkan lebih dari cukup,” ujar Zulkifli Hasan usai melepas peserta program Mudik Ceria di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Minggu (15/3/2026).
Menurutnya, pemerintah telah menghitung secara matang ketahanan stok energi nasional untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode mudik hingga arus balik Lebaran.
Ia menyebut cadangan BBM nasional diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan energi masyarakat hingga sekitar satu bulan ke depan.
“Cukup mungkin sampai 30 hari ke depan,” tegasnya.
Pemerintah Jaga Stabilitas Harga
Selain memastikan ketersediaan pasokan, pemerintah juga menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan dan Idulfitri.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah penyelenggaraan pasar murah di berbagai daerah hingga tingkat desa. Program ini didukung oleh pemerintah daerah mulai dari tingkat bupati, wali kota, gubernur hingga kecamatan dan kelurahan.
“Kita sudah bikin pasar murah, subsidi dari bupati, wali kota, gubernur hingga tingkat kecamatan dan kelurahan juga sudah digelontorkan, termasuk pencairan subsidi harga dari dana bencana tertentu,” jelas Zulhas.
Stimulus untuk Daya Beli Masyarakat
Pemerintah juga menyiapkan sejumlah stimulus ekonomi untuk membantu menjaga daya beli masyarakat selama periode Lebaran.
Salah satunya melalui program diskon tiket transportasi bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama libur Lebaran.
Selain itu, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan sosial berupa paket pangan kepada jutaan keluarga di Indonesia.
“Bulan depan akan diberikan bantuan kepada 36 juta keluarga berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng,” kata Zulhas.
Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran dapat terpenuhi dengan baik tanpa terganggu oleh dinamika global.







