Pertamina Dorong Inovasi Energi Hijau di Hari Kebangkitan Teknologi Nasional 2025

0
424

Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) 2025 yang jatuh setiap 10 Agustus, PT Pertamina (Persero) menegaskan langkah strategisnya untuk memperkuat pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) serta transformasi teknologi berkelanjutan.

Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menjelaskan bahwa perusahaan kini tidak hanya fokus pada bisnis hidrokarbon sebagai warisan (legacy business), tetapi juga aktif mengembangkan berbagai solusi energi hijau. Salah satu inovasi yang menjadi sorotan adalah program produksi bioetanol menggunakan bahan baku lokal seperti molase, batang sorgum, dan nira aren. Bioetanol tersebut akan digunakan sebagai bahan campuran (blending) untuk gasolin.

Selain itu, Pertamina juga tengah mengembangkan sustainable aviation fuel (SAF) berbahan baku minyak goreng bekas atau used cooking oil (UCO). Langkah ini diiringi dengan dorongan pembentukan ekosistem nasional pengumpulan UCO, dengan target menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi SAF di kawasan ASEAN.

“Cita-cita kami adalah menjadikan Indonesia sebagai hub produksi SAF di Asia Tenggara,” ujar Oki saat menghadiri Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) di Bandung, Jumat (8/8/2025).

Partisipasi Pertamina dalam Forum KSTI 2025 yang digelar di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, menunjukkan komitmen perusahaan untuk menjalin kolaborasi antara industri, perguruan tinggi, dan lembaga riset. Menurut Oki, kerja sama dengan universitas dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan memperkuat upaya transisi energi di Indonesia.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini mencakup seluruh rantai nilai energi — mulai dari sektor hulu untuk meningkatkan produksi, sektor hilir untuk meningkatkan efisiensi, hingga pengembangan bahan bakar ramah lingkungan dan energi terbarukan. “Tujuannya adalah memperbesar porsi EBT dalam bauran energi nasional,” tambahnya.

Harteknas 2025 menjadi momentum bagi Pertamina untuk mempercepat adopsi teknologi inovatif yang mendukung keberlanjutan energi. Melalui program EBT, bioetanol, dan SAF, Pertamina berupaya memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung target Net Zero Emission 2060. Seluruh inisiatif tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di semua lini operasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here