Pertamina Resmikan Fuel Terminal Baru di Labuan Bajo Perkuat Ketahanan Energi

0
202

PT Pertamina Patra Niaga meresmikan Fuel Terminal (FT) Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai upaya memperkuat ketahanan energi sekaligus mendukung destinasi wisata super prioritas (DPSP) Labuan Bajo.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, mengatakan kehadiran terminal baru ini akan melengkapi jaringan infrastruktur energi di Pulau Flores, setelah sebelumnya Pertamina mengoperasikan FT Reo, Ende, Maumere, dan Larantuka.

“Terminal Labuan Bajo akan memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus memastikan ketersediaan energi di destinasi wisata unggulan,” ujar Mars Ega dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (3/10).

Kapasitas dan Fungsi

Fuel Terminal Labuan Bajo memiliki kapasitas 488 kiloliter dengan delapan tangki untuk produk Pertamax dan Dex. Terminal ini akan melayani kebutuhan empat SPBU dan satu Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN) di wilayah Labuan Bajo.

Sebelumnya, pasokan BBM untuk Labuan Bajo masih bergantung pada FT Reo. Dengan adanya terminal baru, distribusi energi menjadi lebih efisien, cepat, dan merata di Pulau Flores.

Dampak Ekonomi dan Dukungan Astacita

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menyambut positif peresmian FT Labuan Bajo. Menurutnya, keberadaan infrastruktur ini akan memberi dampak nyata pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Mars Ega menambahkan, proyek ini juga sejalan dengan Astacita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada energi dan memperkuat ketahanan nasional.

“Fuel Terminal Labuan Bajo tidak hanya memastikan energi tersedia, tetapi juga menciptakan multiplier effect yang mendorong peningkatan ekonomi masyarakat lokal,” jelasnya.

Komitmen Pertamina Group

Direktur Utama Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, yang menjadi pelaksana pembangunan, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung distribusi energi nasional.

“Sebagai bagian dari Pertamina Group, pembangunan FT Labuan Bajo ini merupakan langkah penting untuk memastikan pasokan energi yang lebih andal, tidak hanya untuk masyarakat tapi juga sektor pariwisata,” katanya.

Dengan peresmian ini, Pertamina berharap sistem distribusi energi di Indonesia timur semakin kuat, merata, dan mampu menopang pertumbuhan sektor strategis, termasuk pariwisata di Labuan Bajo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here