PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan ketersediaan dan distribusi solar subsidi bagi nelayan kecil di Cilacap dan wilayah sekitarnya dalam kondisi aman. Stok solar subsidi di wilayah tersebut bahkan disebut mencapai dua kali lipat dari konsumsi normal harian.
Area Manager Communication, Relation, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan pasokan solar subsidi terus dijaga melalui suplai rutin ke titik-titik penyaluran.
“Khusus di wilayah Cilacap, stok solar subsidi di SPBU mencapai dua kali lipat dari konsumsi normal harian dan terus dijaga melalui suplai rutin,” ujar Taufiq, Selasa (12/5/2026).
Nelayan Kecil Tetap Bisa Akses Solar Subsidi
Taufiq menjelaskan, nelayan kecil yang menggunakan kapal di bawah 30 gross ton (GT) tetap berhak memperoleh solar subsidi sesuai ketentuan pemerintah.
Untuk mendapatkan solar subsidi, nelayan wajib memiliki dokumen kapal atau PAS nelayan yang diterbitkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat.
“Nelayan dengan kapal di bawah 30 GT berhak memperoleh BBM subsidi melalui mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah, baik menggunakan QR Code Subsidi Tepat maupun surat rekomendasi dari DKP,” kata Taufiq.
Titik Penyaluran Solar Subsidi di Cilacap
Penyaluran solar subsidi bagi nelayan dilakukan melalui sejumlah SPBU Nelayan dan SPBU reguler di wilayah Cilacap.
Beberapa titik penyaluran solar subsidi antara lain:
- SPBU Nelayan 48.532.01 Sentolokawat
- SPBUN 48.532.02 Kelurahan Tegalkamulyan
- SPBUN 48.532.03 Kelurahan Tegalkamulyan
- SPBUN 48.532.04 KUD Minu Suroyo
Bagi nelayan yang berada jauh dari SPBU Nelayan, pembelian solar subsidi tetap dapat dilakukan di SPBU reguler dengan melampirkan surat rekomendasi resmi dari DKP setempat.
Kapal di Atas 30 GT Tidak Gunakan BBM Subsidi
Pertamina menegaskan, nelayan dengan kapal di atas 30 GT tidak termasuk dalam kategori penerima solar subsidi. Kapal dengan ukuran tersebut masuk dalam aktivitas industri perikanan skala besar sehingga menggunakan BBM nonsubsidi.
Kebijakan ini dilakukan agar distribusi BBM subsidi lebih tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh nelayan kecil yang berhak.
Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying
Pertamina juga mengimbau masyarakat, termasuk nelayan, untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Menurut Taufiq, distribusi solar subsidi saat ini berjalan normal dan pasokan terus dipantau secara berkala.
Dengan pasokan yang aman, Pertamina memastikan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, khususnya sektor perikanan di Cilacap, tetap dapat berjalan lancar.








