Kurangi Emisi Karbon, Dua Emiten ini Gunakan Sumber Energi Terbarukan

0
367

Seputarenergi – Dalam upaya untuk mengurangi emisi karbon dan mendukung penggunaan energi terbarukan, dua emiten, yaitu PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) dan PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO), telah mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Austindo Nusantara melalui anak usahanya PT Gading Mas Indonesia Teguh (GMIT), yang berlokasi di Jember, Jawa Timur, telah berkolaborasi dengan SUN Energy untuk mengimplementasikan sistem PLTS Atap di atap gedung GMIT. Sistem ini diperkirakan mampu menyuplai 15% kapasitas listrik di kawasan operasional GMIT dan mereduksi emisi karbon sebesar 422 ton setiap tahunnya.

“Melalui kolaborasi ini, kami berupaya untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan emisi gas rumah kaca, sekaligus mengurangi biaya energi dalam jangka panjang. Proyeksi penurunan emisi karbon adalah sekitar 422 Ton CO2 setiap tahunnya yang setara dengan 13.122 pohon,” jelas Imam Wahyudi, Direktur Utama GMIT pada Jumat (20/10/2023).

Pada tahun 2030, ANJT menargetkan untuk mencapai Nol Emisi Karbon, mengurangi penggunaan energi fosil sebesar 20%, dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan hingga lebih dari 65% pada tahun 2025.

Sementara itu, PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) juga sedang dalam proses pembangunan konstruksi untuk memasang panel surya dengan kapasitas 3,0333 MWp di salah satu anak usahanya, yaitu PT Eco Paper Indonesia. Konstruksi panel surya ini diharapkan bisa beroperasi pada akhir tahun 2023.

“Inisiatif pengalihan sebagian konsumsi listrik ke sumber energi terbarukan ini diperkirakan dapat mengurangi emisi gas rumah kaca sebanyak 2.182 tCO2/tahun,” kata Direktur Utama ALDO, H Sutanto.

Proyek ini didanai melalui skema JCM Model Project yang merupakan kerjasama antara Pemerintah Jepang dan Indonesia. Sebagai hasilnya, ALDO tidak perlu mengeluarkan biaya investasi. Diperkirakan, dalam jangka waktu 25 tahun, langkah ALDO dalam memasang instalasi panel surya sebesar 3,0333 MWp akan menghasilkan 96.720 MWh energi listrik dan mengurangi emisi karbon sebanyak 75.906 ton CO2.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here