Cilacap Miliki Teknologi Pengolahan Sampah Menjadi Sumber Energi

0
417

Indonesia kini memiliki teknologi pengolahan sampah menjadi sumber energi baru terbarukan. Fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) tersebut berada di Jeruklegi, Cilacap, Jawa Tengah.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat meresmikan fasilitas itu mengatakan fasilitas pengolahan sampah ini merupakan teknologi pertama di Indonesia. Fasilitas pengolahan sampah RDF ini akan menjadi solusi dalam menanggulangi masalah tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir.

“Pak Presiden sudah sejak 12 tahun, saat menjadi wali kota, program waste to energy belum tuntas. Nah, sekarang ada RDF, ini bentuk konkret,” kata Luhut di Cilacap, Jawa Tengah, Selasa, 21 Juli 2020.

RDF merupakan teknologi pengolahan sampah melalui proses homogenizers menjadi butiran kecil (pellet) yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk sumber energi terbarukan dalam proses pembakaran pengganti batubara.

Pembangunannya fasilitas pengolahan sampah RDF merupakan kerjasama antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kedutaan Besar Denmark-DANIDA, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Cilacap dan PT Solusi Bangun Indonesia.

Adapun nilai investasi total dari pengadaan fasilitas tersebut sebesar Rp90 miliar. Nantinya, fasilitas pengolahan sampah tersebut dioperasikan Pemerintah Kabupaten Cilacap dengan bekerja sama dengan PT Solusi Bangun Indonesia. Fasilitas ini diproyeksikan yang akan mengolah 120 ton sampah per hari menjadi kurang lebih 50 ton RDF yang kemudian akan diumpankan ke kiln semen PT Solusi Bangun Indonesia sebagai bahan bakar alternatif pengganti batu bara.

Luhut juga menyampaikan bahwa penerapan teknologi RDF merupakan upaya untuk meningkatkan pengelolaan persampahan di Indonesia. Diharapkan agar proyek percontohan ini bisa menjadi titik balik pengelolaan sampah di Indonesia yang selama ini masih menjadi permasalahan pelik.

“Harus ada terobosan dalam pengelolaan sampah sehingga dapat mengurangi ketergantungan pengelolaan sampah kota/kabupaten kepada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah yang sampai saat ini keberadaannya selalu menjadi masalah, baik lingkungan maupun sosial. Semoga teknologi yang dibangun di Cilacap ini selanjutnya bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here